PT. Jindi Material Indonesia

Injeksi Beton Teknik terkini yang banyak di gunakan aplikator

Tanggal :11/18/2020 4:26:00 PM Penulis : Juliana

Injeksi Beton atau Injection Concrete

Injeksi Beton atau Injection Concrete adalah proses memasukan bahan yang masih dalam keadaan cair baik itu menggunakan semen cair, water polyurethane, oil polyurethane, epoxy, dll dengan cara kerjanya piston memompa cairan dari tabung ke selang lalu dialirkan ke dalam struktur tanah atau bangunan. untuk perbaikan struktur bangunan termasuk lantai, tembok, dll dengan cara menggunakan semburan tekanan tinggi atau high pressure grouting, sehingga bahan tersebut akan mengisi semua sela sela retakan dan lubang, kemudian setelah beberapa saat bahan tersebut akan mengeras, dan menjadi satu kesatuan dengan struktur bangunan yang ada.

Tujuan pengerjaan dengan Injeksi Beton atau Injection Concrete

Untuk memperkuat lapisan struktur bangunan dan sekaligus menanggulangi keretakan serta mengisi kekosongan pada struktur bangunan tersebut menjadi padat, sehingga mampu untuk mendukung beban bangunan. Dengan menggunakan injeksi beton dan bahan seperti semen cair, water polyurethane, oil polyurethane, epoxy, atau bahan lain agar dapat dengan mudah menembus retakan yang ada di dalam struktur bangunan sehingga dapat mencapai efek perbaikan seperti yang di inginkan.

 

CONTOH Penerapan penggunaan Injeksi Beton atau Injection concrete

Jalan dan Jembatan:

Peningkatan parameter lapisan bawah pilar(untuk jembatan)

perbaikan retakan konstruksi

perkuatan dan perekatan batuan di jembatan

anchoring dan pondasi mikropiling.

 

Pekerjaan Waduk atau manajemen air:

anchoring penutupan bendungan atau dam, penahan dari bawah kanal air

penguatan tanggul bendungan atau dam

perbaikan struktur beton bawah air

perbaikan underflowing dam atau bendungan

anchoring tanggul waduk

 

Pondasi Struktur Bangunan:

Penutupan dasar dan dinding konstruksi bawah bangunan agar terhindar dari lapisan air bawah tanah

Perbaikan pondasi yang rusak

Mikropiling dalam tanah yang memiliki daya penahan rendah

Penahan dinding lubang konstruksi

Perbaikan tanah sebelum konstruksi

 

Struktur Geoteknik:

Perkuatan lapisan tanah untuk mencegah longsor

Menjaga viskositas tanah agar tidak longsor

Membangun penghalang bawah tanah dengan permeabilitas

Menjaga kestabilan pada struktur yang terganggu oleh kegiatan penambangan

Penghentian pelebaran sambungan

Pondasi mikropiling

Stablisasi longsoran pada lereng dan bukit

Anchoring dinding penahan longsoran baik di lereng atau bukit

 

Proyek Teknik Sipil:

Perkuatan sendi bangunan

Menghentikan arus air yang akan masuk ke dalam struktur bangunan

Pemulihan struktur bangunan yang mengalami kebocoran air tanah

Menjaga struktur bangunan yang terancam oleh viskositas tanah yang sangat rendah

Mengisolasi dasar bangunan dari ancaman underflowing air tanah

Menutup sendi pada beton struktur bangunan

 

Proyek terowongan atau konstruksi bawah tanah:

Anchoring batuan dan tanah

Penguatan stabilisasi beban terowongan

Penyegelan aliran air bawah tanah agar tidak bocor dan rembes

pencegahan batuan longsor kedalam terowongan

perkuatan lapisan terowongan galian tambang dari longsor bawah tanah

stabilisasi material terowongan agar tidak longsor

mengisi sendi sendi terowongan agar tidak ada ruang kosong untuk air tanah

pencegahan longsor saat perbaikan terowongan atau lorong bawah tanah

Respon Komentar

Belum Ada Komentar

Tinggalkan Komentar

Post terbaru

Komentar Terbaru

Tag

Bendera Indonesia Indonesia  |  Bendera Inggris English
Ingin menghubungi kami?
Klik tombol dibawah
Logo IDT
Chatbot